Daftar OB Di Kantor

Cerita saya kali ini berkaitan dengan Office Boy/Girl. Hayoo siapa yang merasa sering menindas OB/OG di kantor…? Yang senyum-senyum sendiri merasa tersindir nih…. :p. OB atau OG pasti ada dalam setiap perusahaan. Golongan ini menduduki kasta terbawah dalam struktur organisasi. Jabatannya sih sebenernya memiliki peranan yang penting, namun terkadang golongan ini sering banget ditindas oleh kasta-kasta diatasnya. Namun tidak sedikit juga perusahaan yang memperlakukan OB atau OG secara baik dan di anggap sejajar dengan karyawan lainnya. Jabatan ini memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan, bayangkan mereka selalu datang lebih awal dan pulang lebih akhir. Tugasnya pun teramat mulia, menjaga kebersihan kantor agar karyawan lainnya bisa bekerja dengan kondisi yang nyaman. Coba kita bayangkan apabila tidak ada OB/OG dikantor kita…..?

Golongan ini memiliki tingkat pendidikan yang rendah, biasanya cuma lulusan SMA atau SMP dengan skill yang terbatas. Mereka berasal dari keluarga menengah kebawah atau biasanya mereka adalah kaum urban yang merantau untuk mencari pekerjaan yang tidak mereka dapatkan didesa. Mungkin karena berasal dari desa inilah mereka umumnya sangat polos dan lugu serta mudah diatur.

Hidup merekapun sebenarnya penuh dengan dinamika, masih ingetkan dengat sitkom berjudul “OB” disalah satu stasiun TV Swasta…? Yah sebagian besar begitulah kehidupan mereka… seru, kocak, penuh dengan drama kehidupan.

Kali ini cerita saya akan membahas OB yang pernah bekerja dikantor saya, dalam waktu kurang dari dua setengah tahun dikantor sudah 7 kali gonta ganti OB, hmmm turn over yang sangat tinggi sekali bukan..? inilah mereka :

  1. Hendra

OB yang pertama dipanggil Hendra, usianya baru sekitar 19 tahun. Tingginya sekitar 160 cm dengan rambut ikal dan kulit sawo matang. Yang paling diingat dari Hendra adalah logat jawa nya yang masih sangat kental sekali. Karena usianya yang masih amat belia sifat mudi nya sangat tinggi sekali. Dia tergolong anak yang kalau didepan orang sangat pendiam dan “manut” tapi kalau tidak diliat orang nih anak sangat teramat lincah kayak ulet nangka. Hendra ini anak yang gesit dan cekatan, dia bisa dibilang multitalenta (Agnes Monica kalii ah….. ) dia ngerti soal listrik, pernah suatu hari dia benerin listrik yang rusak dikantor dan berhasil. Dia juga tergolong anak yang penurut disuruh apa aja pasti mau. Disuruh beliin makanan, anter jemput, transfer di Bank. Pokok klo kerjaan yang begini-gini beres deh….

Cuma yang jeleknya dari nih anak, dia males banget buat mandi. Pernah sekantor kebauan karena dia udah dua hari gak mandi. Walhasil wangi keteknya menyebar di seantero kantor. Bahkan salah seorang karyawan sengaja ngebeliin si Hendra deodorant dan parfume. Biar dia wangi. Karena sering banget gak masuk tanpa izin, akhirnya dia dimarahin dan memutuskan untuk berhenti. Dia bergabung hampir satu setengah tahun

  1. Andre

Kalau OB yang kedua namanya Andre, usianya sekitar 18 tahunan. Baru aja lulus SMA. Dia sebenernya adek dari abang yang punya warung didepan kantor. Anaknya kalau yang ini gak terlalu banyak bicara. Tapi namanya anak muda yaaa… anaknya gaul, dandananya pun rapih. Si Andre ini doyan banget pacaran lewat telepon. Pernah pas dia bersih-bersih kantor sambil nelfon pacarnya. Mesra banget seakan dunia milik berdua….. ngomongnya gaya ABG banget yang lagi dimabuk asmara. Si Andre ini cuma bertahan selama kurang lebih enam bulanan. Karena akhirnya dia mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

  1. Febri

Kalau yang ini namanya Febri, usianya hampir sama seperti Andre. Dia pemegang rekor “OB Dengan Masa Kerja Tercepat”. Gak sampe tiga jam dia bergabung. Tidak banyak yang bisa diceritakan tentang dia, karena ketika setelah diterima dan dijelaskan mengenai pekerjaannya dia minta izin pulang sebentar untuk mengantarkan motor yang dipakainya. Setelah itu dia menghilang tanpa jejak.

  1. Ardi

Kalau yang ini namanya Ardi, usianya dua puluh tahunan. Ardi ini anak band, dia pegang Gitar. Kebayang dong anak Band jadi OB. Dandanannya ala-ala anak Band gitu. Kalau senin sampai jumat dandannya rapih banget, dan kalau hari sabtu pakaiannya jeans dan kaos ala anak Band juga sepatu kets warna putih andalannya. Secara kerjaan, tergolong baik. Kerjaannya rapih dan bersih. Overall baiklah. Dia hanya bertahan tiga bulan karena mendapatkan kerjaaan yang lebih baik lagi diluar kota.

  1. Ayat

Karena sering banget gonta ganti OB, Kantorpun memutuskan untuk mencari kandidat yang bener-bener butuh banget kerja. Akhirnya ditemukanlah Tachjudin Hidayat atau yang biasa disapa ayat. Dari namanya saja sudah cukup islami dan menggambarkan anak yang penurut banget. Ayat baru saja lulus Madrasah Aliyaah dan saat ini dia membantu orang tuanya yang merupakan penjaga sekolah. Si Ayat ini jago ngaji, tanda tangan disurat lamarannya pun seperti tulisan Arab. Ideal banget deh jadi OB, gak neko-neko anaknya. Yang saya inget dari si ayat adalah muka innocent nya dan kalau senyum menunjukan gigi gingsulnya. Satu hal lagi, suaranya kecil banget jadi kalau bicara mesti dengan jarak yang dekat sekali supaya lawan bicara bisa mendengar dengan jelas suaranya. Adalagi tentang si Ayat yang diingat adalah kalau kita nyuruh dia, kita harus mengulang perintahnya berkali-kali sampai dia mengerti. Kalau tidak seperti itu maka dia pasti salah kaprah.

Si Ayat ini juga tipe orang yang penakut. Pernah dia nginep dikantor karena kemaleman trus dia mendengar suara orang memanggil namanya. Karena ketakutan akhirnya dia tidur diluar kantor dekat mesin Genset. Karena keluarganya sakit, akhirnya Ayat memutuskan untuk mengundurkan diri. Dia cuma bertahan selama dua minggu.

  1. Iwan

Perburuan mencari OB ternyata belum berakhir, setelah ayat pergi OB selanjutnya namanya Iwan. Dia referensi dari salah seorang karyawan, karena alasan ini pihak perusahaan beranggapan bahwa karena bawaan karyawan maka OB selanjutnya akan betah. Tipikal Iwan hampir sama dengan Hendra, logat jawanya yang kental, gaya bicaranya, sifatnya hanya saja kalau iwan lebih bersih dari Hendra. Selain itu Iwan juga anaknya gak pemalu dan suka ngelucu didepan orang walau sebenarnya sifatnya itu terkadang jayuz. Secara kerjaan diantara OB-OB sebelumnya, iwanlah yang paling rajin dan bersih. Namun karena dia tinggal diluar Kota sehingga ia lebih sering nginep dikantor menyebabkan kondisi fisiknya suka drop. Akhirnya dia memutuskan untuk keluar setelah tiga bulan bergabung.

  1. Agus

Setelah Iwan, OB selanjutnya bernama Agus. Masih cukup muda, 18 tahun. Anaknya pendiam dan pemalu seperti Ayat. Tubuhnya tinggi dengan rambut ikal bergelombang. Apakah Agus ini adalah OB terakhir dan dapat lama bertahan…..??? jawabnya tidak. Justru kepergian Agus meninggalkan misteri dikantor. Misteri apakah itu……?? saya akan menceritakan dilain kesempatan….

Agus hanya bertahan selama 3 hari saja, karena ketika dihari ketiga saat dia menginap dikantor dia diganggu oleh sesosok wanita berwajah biru yang dalam keheningan malam tiba-tiba saja muncul. Kontan Agus langsung kabur dari kantor malam itu juga dan ia tidak berani untuk menginjakkan kaki di kantor. Setelah kepergian Agus muncul banyak spekulasi dan cerita-cerita mistis yang bermunculan mengenai penunggu kantor.

3 comments

  1. Saya mau dong jd OB disitu kalau ada lowongan ,
    Nih no hp yg bs d hubungi
    087830231983
    Insya allah betah deh..
    Saya kelahiran 88..makasih yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s