Gak Suka Dengan Ulang Tahun………

Bagi anak-anak pesta ulang tahun adalah saat yang sangat menyenangkan, karena akan ada banyak kado, ada balon, kue dan juga nyanyian. Pokoknya suasananya gembira deh…. kalau zaman saya kecil dulu, gak semua anak bisa merayakan ulang tahun, hanya mereka yang berasal dari anak-anak orang berada saja yang membuat pesta ulang tahun. Itupun tidak dirayakan setiap tahun. Dulu gak ada yang namanya kue tart, masih pake nasi tumpeng tapi kemeriahannya gak kalah dengan pesta ulang tahun zaman sekarang. Dulu kalau ada undangan ulang tahun saya, selalu merasa excited untuk hadir. Walau datang dengan kado buku tulis. Hahahaha. Satu hal lagi yang diingat tentang ulang tahun adalah undangannya. Biasanya di akhir undangan selalu ada kalimat β€œ tiada kesan tanpa kehadiranmu”. Jujur yah sejak saya kecil saya belum pernah loh merayakan pesta ulang tahun… :p

Berbeda dengan zaman sekarang, anak usia satu tahun pun sudah dirayakan pestanya. Apa lagi kondisi sekarang memang serba praktis. Orang tua tidak perlu repot-repot untuk menyiapkan segala sesuatu untuk membuat pesta. Sekarang ini banyak rumah makan cepat saji yang sudah menyiapkan paket ulang tahun bahkan lengkap dengan MC, badut dan serta souvenir untuk tamu. Orang tua pokoknya terima beres deh.

Ulang tahun boleh dikatakan sebagai moment dimana setiap orang merayakan hari kelahiran. Boleh dibilang saat itu adalah saat titik balik seseorang, biasanya seseorang membuat harapan-harapan yang akan diwujudkan diusianya yang baru.

Nah ketika memasuki usia dua puluh tahun, saya merasa tidak suka dengan ulang tahun, bahkan sampai sekarang saya selalu menyembunyikan data tanggal lahir saya. Alasannya sih simple, karena kalau dulu ketika ditanya mengenai usia, jawabnya masih enak soalnya usianya masih belasan tahun.. Tapi ketika memasuki usia kepala dua, merasa bahwa umur semakin bertambah dan merasa semakin tua saja. Saat usia kita bertambah akan ada banyak pertanyaan yang ditanyakan orang. Sudah lulus kuliah belum? Sudah kerja belum? Posisinya apa sekarang? Kapan nikah? Macem-macem pertanyaannya… apalagi sekarang, di usia saya yang hampir menginjak usia tiga puluh tahun akan banyak muncul pertanyaan-pertanyaan baru.

itulah mengapa saya tidak suka ulang tahun. Menurut saya, usia itu hanya angka yang belum tentu bisa menunjukan sifat kedewasaan seseorang. Ulang tahun boleh dijadikan sebagai moment untuk intropeksi diri atas apa yang telah kita lakukan kebelakang. Tapi perlu kita ingat juga bahwa semakin bertambahnya usia, semakin dekat akan kematian…

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s