“Si Bapak….”

Postingan saya kali ini akan bercerita tentang seseorang yang sering saya panggil dengan nama “Si Bapak”. Bapak sendiri adalah atasan saya yang sekarang sudah pindah tugas ke Bandung. Beliau adalah salah satu orang yang telah memberikan pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan dan karir saya.

Perkenalan saya dan Bapak bermula ditahun 2009 ketika saat itu dia baru bergabung diperusahaan tempat saya bekerja. Beliau adalah karyawan bajakan dari perusahaan lain karena track record nya yang sangat gemilang di perusahaannya terdahulu. Sehingga beliau dipercaya untuk memimpin kantor yang ada di Lampung.

Pertama kali bertemu dengannya tidak ada kesan yang begitu saya ingat tentang beliau. Yang saya ingat adalah dihari pertamanya dia meminta saya untuk mencetak sesuatu. There wasn’t impresion at the first time when I saw him. Bahkan penampilannya yang terkesan sederhana sempat meragukan saya akan kemampuan beliau dalam memimpin team.

Ternyata semua yang saya fikirkan diawal perkenalan kami tidak terbukti, beliau dengan cepat beradaptasi dan langsung memberikan gebrakan sehingga semua perhatian tertuju padanya. Bapak adalah tipe pemimpin yang telah matang dalam sikap dan perbuatan, beliau juga sosok kharismatik yang mampu membuat orang yang berada disekelilingnya merasa nyaman dan mampu untuk mempengaruhi orang lain.

Bapak juga adalah tipe orang yang tidak suka dengan orang yang lambat dan semua yang dia perintahkan harus segara dilaksanakan. Pernah diawal kepemimpinannya beliau complain sampai kepada direksi, karena pelayanan dari kantor pusat tidak maksimal sehingga kantor cabang kekurangan stock barang. Walaupun pada akhirnya tetep pada akhirnya kantor cabang yang disalahkan dan saya mendapat “Surat Cinta” dari perusahaan karena hal tersebut. Hehehehe…. 

Bapak adalah tipe orang yang ceplas ceplos dan akan langsung bicara bila dia tidak suka dengan dengan sesuatu hal atau seseorang. Sifatnya yang ini mengajarkan saya akan pentingnya bicara jujur, pesan beliau yang selalu disampaikan kesaya adalah :

menjadi seorang pemimpin itu tidak perlu membuat orang lain senang, lakukan apa yang menurut kita benar walau orang lain tidak menyukainya”.

Bapak adalah sosok yang selalu mengispirasi saya dalam setiap tindakan dan perbuatannya. Beliau adalah orang yang menjunjung tinggi profesionalisme kerja, beliau juga mampu untuk dekat dengan hampir semua bawahannya dan saya beruntung bisa mengenalnya secara personal.

Bapak memang dekat dengan seluruh karyawan namun tidak semua orang bisa mengenalnya secara personal dan diperkenalkannya dengan keluarganya. Saya dan beberapa orang beruntung bisa mengenal bapak dan keluarganya. Dimata keluarganya beliau adalah sosok ayah yang menjadi panutan bagi istri dan anak-anaknya. sosok ayah yang mampu membimbing dan menjadi imam yang baik bagi keluarganya.

Istri dan anak-anaknya tinggal di Jogja, sedangkan beliau sendiri tinggal di Lampung, sehingga setiap bulan bapak pasti meluangkan waktu untuk pulang ke Jogja untuk berkumpul dengan keluarga.

Secara fisik, tidak ada yang menarik dari sosok pria yang telah berusia empat puluh tahun ini, tumbuhnya gempal, rambutnya tipis dan hampir botak. Beliau selalu menebarkan senyum yang membuatnya selalu tampak bersahaja. Satu lagi yang khas dari sosoknya adalah suaranya lantang dan tegas yang menggambarkan pribadi yang hangat namun berwibawa.

Bapak adalah pecinta kuliner, biasanya setelah pulang kantor, beliau selalu mengajak saya makan malam diwarung tenda pinggir jalan. Pecel lele, bebek goreng dan ati ampela adalah menu favoritenya. Dan beliau selalu menambahkan kecap di sambalnya.

Satu lagi makanan kesukaannya adalah pindang patin meranjat , untuk makanan yang satu ini beliau sangat jago dalam membuatnya, bahkan pindang buatan istrinya kalah enak dengan buatan bapak. Beberapa kali beliau mengundang saya dan beberapa orang teman kantor untuk masak pindang di rumahnya,

Untuk hal yang satu ini, saya hanya berperan sebagai team hore yang hanya bantu makan saja.😀 Bapak sangat terampil dalam membuat pindang dah hal ini telah diakui oleh orang-orang yang telah merasakan nikmatnya pindang buatannya.

Selain jago masak beliau juga jago bermain alat musik dan menyanyi. Dulu ketika remaja beliau tergabung dalam rombongan orkes melayu dan bapak piawai dalam bermain gitar. Musikalitasnya dipengaruhi oleh musik dangdut dan melayu. Suaranya sangat jernih dan bisa mencapai titian nada-nada tinggi. Lagu yang selalu dibawakannya adalah lagu Fatwa Pujangga-nya Fiktor Hutabarat. Kebayangkan kan susahnya tuh lagu.🙂

Pernah saya dan bapak dirawat di Rumah Sakit yang sama. Kami masuk rumah sakit dihari yang sama dan bertemu di lobby. Moment yang tidak dilupakan dari kebersamaan bersama bapak adalah ketika memberikan kejutan ulang tahun. Saat itu sedang ada briefing bersama seluruh karyawan, bapak rupanya gak menyadari kalau kami ingat bahwa hari itu adalah ulang tahun beliau. Tiba-tiba kue tart dan lilin datang menghampirinya yang tampak terkejut.

Senang rasanya bisa memberikan kejutan dihari ulang tahunnya walaupun harus maen kucing-kucingan biar gak ketauan. Dan itu adalah ulang tahun terakhir bapak di cabang Lampung karena setelah itu bapak dipindah tugaskan kedaerah lain.😦

Bapak telah banyak memberikan pengaruh yang positif terhadap kematangan saya dalam bertindak. Beliau adalah motivator dan orang yang telah merubah paradigma saya dalam memandang kehidupan. Terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya, bapak telah memberikan suatu perubahan positif dalam diri saya. ^___^

3 comments

  1. ada fotonya ternyata….
    nungguin cerita tentang dunia baru yang sedang kamu jalani ,,,
    si bapak pasti terharu ya baca ini ,,,
    #tepok tangan
    tulisan yang dibuat dari hati selalu menyenangkan y

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s