Bali Oh Bali : Episode 2 – Perjalanan Menuju Bali

Aloha semua…..

Masih pada setia menanti kelanjutan petualangan saya dan Kaykis di Pulau Dewata kan? Hehhehehhe.  Buat yang belom baca episode 1 nya sok atuh klik DISINI .  Dibaca dulu biar seru baca di episode 2 nya.

Dikarena saya dan Kaykis Boyz berangkat ke Bali dengan pesawat pagi pada hari Minggu tanggal 22 September 2012, oleh sebab itu, maka saya yang tinggal di kota Palembang harus sudah sampai di Jakarta sejak hari sabtu sore.  Tiket pesawat sudah saya beli sebulan sebelum keberangkatan.  Saya berangkat ke Jakarta pada sabtu sore dengan penerbangan jam 4 sore dan kembali lagi ke Palembang  pada Rabu, 26 September dengan penerbangan jam 3 sore.

Menjelang hari sabtu, seluruh perlengkapan sudah saya persiapkan.  Proses packing berlangsung kilat karena memang tidak banyak pakaian yang saya bawa.  Tas yang saya bawa memang agak lebih besar karena sudah saya niatkan untuk tidak pakai bagasi dan kalaupun ada oleh-oleh yang di bawa saya usahakan masuk kedalam tas jinjing yang saya bawa dan hanya masuk ke kabin pesawat.

Persiapan sudah matang, cuti selama 3 hari sudah saya ajukan sebulan sebelum keberangkatan.  Tiket sudah di tangan.  Karena di kantor tempat saya bekerja, hari sabtu tetap masuk walau hanya setengah hari, saya tetap ke kantor.  Apalagi hari itu ada trainer dari Head Office dan kebenaran saya kenal dengan trainer tersebut dan dia mengajak untuk berangkat ke bandaranya barengan.  Sayapun mengiyakan tawaran tersebut.  Meeting dengan trainer tersebut selesai jam setengah dua siang.  Sayapun bergegas pulang ke rumah, untuk mengambil barang bawaan sedangkan trainer yang dari Head Office makan siang dulu bersama teman kantor.

Menuju bandara di kota Palembang memang tidak terlalu jauh dari pusat kota.  Sudah hampir jam tiga sore tidak ada kabar dari teman saya untuk datang.  Saya telepon ternyata mereka sedang menuju ke rumah.  Saya makin deg-degan karena waktu hampir menunjukan pukul setengah empat.  Saya sempat berfikir untuk naik taxi saja ke bandara namun karena teman saya yang akan mengantarkan saya ke bandara sedang dalam perjalanan maka saya putuskan untuk menunggu.  Hampir jam setengah empat mereka datang dan kami pun bergegas menuju bandara.  Kendaraan di pacu ala koboi.  Salip kiri Salip kanan agar bisa segera menuju bandara.  Dalam hati saya zikir agar pesawat delay.

Sampai di bandara pukul empat kurang dua menit.  Saya langsung lari menuju ruang check ini.  Dan yang lebih mengenaskan lagi saya harus antri untuk check in.  Tanpa rasa sungkan saya meminta bapak-bapak yang antri di depan saya untuk mempersilahkan saya dahulu untuk check in dan ketika akan check in ternyata saya sudah telat.  Yang ada difikiran saya saat itu harus berangkat ke Jakarta hari itu juga.  Saya segera menuju loket penjualan tiket dan ternyata penerbangan untuk sore sudah habis dan ada juga penerbangan untuk malam.  Karena malam itu saya menginap dirumah dodi (kaykis boyz) yang berada di Bekasi, saya gak enak kalau sampai dirumahnya terlalu malam.  Dan ternyata ada calo yang menawarkan tiket walau dengan harga yang agak lebih mahal.  Karena memang sudah mepet, akhirnya membeli tiket di calo walau dengan berat hati karena harus mengeluarkan uang ekstra.   Ini foto ruang tunggu di bandara Sultan Mahmud Badarudin Palembang.

Foto ruang Tunggu Bandar SMB II Palembang

Bandara SMB II Palembang

Bandara SMB II Palembang

View senja dari atas Cakrawala🙂

Sayapun berangkat menuju Jakarta dengan penerbangan jam lima sore.  Sampai di Jakarta jam enam lewat saya langsung menuju Bekasi dengan damri. Karena jalan agak macet jadi sampai di rumah dodi agak malam.  Malam itu saya dan dodi bergegas tidur karena esok harus berangkat sepagi mungkin menuju bandara.  Jam empat subuh saya sudah bangun dan bersiap-siap.  Taxi menjemput sekitar pukul lima pagi dan kami berangkat ke bandara sekitar jam setengah enam.  Sampai di bandara jam setengah delapan pagi dan ketika check tiket ternyata kami penerbangan jam sepuluh pagi.  Walhasil sambil menunggu tedi kami sarapan dulu di resto yang ada di terminal 3 bandara.  Ini menu sarapan saya pagi itu.

Menu Sarapan Sebelum Berangkat

Tak lama, tedi datang dan kami menghabiskan waktu dengan berbincang-bincang.  Tema pembicaraan pagi itu adalah galaunya para pria menjelang usia tiga puluh tahun.  Hahahhaha.  Jam Sembilan kami check in dan langsung menuju ruang tunggu.  Seperti biasa narsis dulu dikit di bandara. Ini koleksi fotonya.

Tedi dan Dodi – Kaykis Boyz

Narsis dulu sebelum berangkat🙂

Ini juga kondisi ruang tunggu bandara terminal 3. Tempatnya lebih baik di bandingkan dengan terminal satu tempat biasa saya menunggu.

Tak lama kami pun di persilahkan untuk naik ke pesawat.  Disambut dengan senyum manis mba-mba pramugari yang cantik-cantik dan terlihat modis dengan menggunakan jeans.  Dan perjalanan menuju Bali pun dimulai.  karena cape kamipun tidur selama diperjalanan.

Jam 12 an kami sampai di bandara I Gusti Ngurah Rai.  Bali we are coming,,,,  Dan satu lagi kejadian unik terjadi di Bali.  Kami sudah di jemput oleh rental mobil yang akan kami sewa.  Ternyata temannya tedi yang lagi bertugas di Bali juga ikut menjemput kami di Bandara.  Selain itu ternyata dari pihak hotel juga ikut menjemput.  Jadilah kami bertiga dijemput oleh tiga mobil.  hahahaaaa

Setelah check in di hotel, sambil menunggu kaykis girls yang tiba pada malam hari kami putuskan untuk jalan-jalan lebih dahulu.  Mau tau kami kemana saja…?  Tunggu kisah selanjutnya di Episode 3 yaaa,,,,,,

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s