Month: June 2013

Langit

20Aku menyukai langit karena dibiru kaki langit, aku dapat meneduhkan jiwaku.  Langit tidak pernah mengeluh ketika mentari tidak menyinarinya.  Langit begitu luas membentang sehingga aku tidak pernah tahu berapa luasnya.  Dia selalu memancarkan keceriaan dalam balutan awan.  Langit selalu setia kepada mentari, bintang, bulan dan juga awan.  Ia seolah menjadi hamparan kanvas ketika bulan dan bintang bermain dikala malam.  Ia juga seperti permadani megah yang mengiri sang mentari menuju singgasananya ketika senja.

Langit tempatku mengeluh dan mengadu tentang ganasnya dunia, tentang kerasnya perjuangan hidup, tentang masa depan dan juga tentang tuhan.  Langit pula yang membuka mataku akan luasnya jagat raya.  Dia bercerita begitu banyak tempat disemesta yang belum aku jelajahi.  Menceritakan pengalaman-pengalaman serunya selama berkelana.

Langit tempatku berbagi, dikala mendung dan dikala benderang. Langit semakin membuatku merasa nyaman berada didalam balutan birunya.  Dan ketika aku sudah akan menggapai langitku, ternyata aku harus beralih ke bumi yang lain…?

Advertisements

Cucok Rumpi Genk #2 Gajian

Tanggal 25 adalah tanggal yang paling dinanti oleh anak-anak cucok rumpi.  Genk yang terdiri dari kumpulan anak-anak ajaib ini selalu menunggu tanggal ini karena inilah tanggal gajian.  Setelah tertatih menghitung hari dari awal bulan dalam kondisi miskin akut akhirnya tanggal 25 yang dinanti datang juga.  Semua personil langsung menyerbu ATM, transfer sana sini, bayar ini itu khususnya tagihan credit card yang tagihannya lebih besar dari gaji yang diterima dan terpaksa bayarnya dengan minimum payment. Akhirnya sisa duit yang tersisa dalam keadaan kritis untuk bertahan sampai dengan tanggal 25 bulan berikutnya.

Untuk menyiasati hal ini, biasanya mereka selalu memasang muka sendunya agar ditraktir pak boss.  Dan ternyata jurus ini berhasil.  Mereka bisa makan enak dengan biaya minimal.  Kalaupun harus mengelurkan uang paling hanya sepuluh ribu rupiah saja.  Malah pernah si Doy, yang sumbangan hanya sepuluh ribu rupiah malah dengan tanpa dosa pesen juice segala.  Jurus ini sangat ampuh karena dalam seminggu mereka bisa 2 sampai 3 kali di traktir.  Dan kalau mereka makan, mulailah kelihatan sifat bar-bar nya.  Setiap hidangan yang disajikan langsung tandas dan piringnya langsung kinclong.

Kalau sedang tidak dapat gratisan, biasanya Oom selalu bawa bekel buatan emak nya dari rumah, sedang kan gw dan Doy selalu bawa bekel dengan menu ala kadarnya. Hehhehe.  Biasanya ketika awal bulan, kondisi keuangan mendekati masa akut.  Tapi awal bulan ini, si Doy lagi ketiban rejeki nomplok karena bisnis nistanya membuahkan profit yang lumayan.  Walaupun hanya seratus ribu keuntungan yang didapat, tapi hasil keuntungan itu langsung dipakai untuk hajat makan besar.

Malam itu, gerombolan anak ajaib ini punya niat baik, pengen traktir si pak Boss.  *Tumben sadar mau traktir biasanya minta traktir. Hehhehe

Rencananya mereka mau makan seafood.  Pengen pesen kepiting, karena udah lama banget ga makan makanan high class.  Uang hasil Kriminal ditambah dengan sumbangan personal the Cucok Rumpi dirasa cukup untuk makan laziz malam ini.  Dengan semangat 45, mereka ngajak si pak boss untuk makan malam bersama.  Agak curiga juga nih si pak boss, beneran traktir apa cuma modus para kaum fakir ini aja.  hehhehe

Keempat anak ajaib ini bersama si pak Boss menuju salah satu tenda seafood kaki lima yang terkenal laziz di salah satu jalan utama dikota ini.  Sesampai disana mereka langsung memesan menu yang luar biasa, kepiting porsi besar, ayam goreng mentega (untuk pak boss yang emang ga makan ikan dan seafood), sayur kangkung, sayur tauge, udang goreng tepung, sapo tahu dan semua menu dalam porsi besar.

Tiba-tiba suasana hening dan senyap.  Tiap-tiap orang focus pada kegiatannya masing-masing. Comot sana sini.  Ambil menu ini itu dan dengan lahapnya anak-anak ajaib ini makan.  Tidak sampai satengah jam semua makanan yang ada dimeja mereka langsung ludes.  Yang bersisa hanyalah tulang belulang sisa kebrutalan anak-anak ini.

Mereka berbincang-bincang sejenak sebelum pulang.  Setelah puas ketawa ketiwi merekapun akhirnya pulang.  Dan dengan gagahnya si oom, memanggil pelayan untuk dihitung semua yang harus dibayar.  Setelah dihitung ama si abang  nota diserahkan ke gw yang memang lagi pegang dana.  Dana yang dikumpulkan gw keluarkan dari saku dan setelah dihitung ternyata uangnya kurang.  Sedangkan mereka tidak memiliki uang lagi.  Hanya tersisa uang ribuan yang kalaupun dikumpulkan tidak akan cukup.  Disaat itulah, si boss dengan bijak nya menyelesaikan masalah tanpa masalah.  Disepanjang perjalanan, keempat anak ini terkekeh karena tingkah mereka.  Mau traktir kok malah yang mau ditraktir bayar sendiri makannya. hahhahhahaaha

Cucok Rumpi Genk #1 Perkenalan

Genk cucok rumpi adalah kumpulan dari orang-orang ga jelas sesama karyawan di Perusahaan Wong Ora Mesti.  Kalo di Palembang, gw selalu punya agenda untuk kongkow atau hanya sekedar hang out bareng genk ini.  Banyak hal yang bisa jadi bahan pembicaraan mulai dari urusan kantor sampai urusan ranjang, (padahal member gank ini belom ada yang nikah looh ^_^).  Semua dibahas walaupun pembahasannya akan sampai pada suatu titik nadhir ketidak jelasan.  Intinya sih genk ini adalah gank seneng-seneng.  Semua mesti dbawa happy.  Tempat kongkow favorite adalah  bandrek 555 dan mie tek-tek dipinggir sungai musi.  Lebih banyak sih ke mie tek-teknya karena emang harganya yang super duper murah, hanya tujuh ribu rupiah untuk porsi besar.

Yuks kita berkenalan dengan keempat personil The Cucok Rumpi

Si Oom

Bujang asoy yang dulunya adalah mantan playboy.  Biasa dipanggil oom.  Jago banget foto memoto dan photoshop.  Hasil jepretannya keren-keren loh.  Dia juga mantan anak band yang jago maen alat musik dan menciptakan lagu.  Secara sifat agak sedikit emosian dan kalau udah ga suka ama orang yah keliatan dari caranya.  Pokoknya si oom ini anaknya supel dan humoris.  Tampang sih lumayan baby face, dan dulu tampangnya adalah modal utama dalam menaklukan hati wanita.  Hehheheh. Tapi sekarang si oom udah tobat.  Agamanya rajin dan hatinya hanya tertuju pada satu wanita. Xixixixi.  Oh ya, si oom ini juga gesit, komputernya jago apa lagi klo ngerjain laporan tapi kalo kerjaan dia ga suka, akan asal-asalan jadinya .

Doy

Bujang asal Lampung yang sudah hampir 2 tahun merantau di Palembang.  Dia orang IT, jadi kalau ngebahas tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan teknologi, nih orang jagonya.  Semua hal update.  Maklum namanya juga anak IT.  Semua kerjaan bisa di handle olehnya mulai dari IT sampai dengan pekerjaan tukang.  Maklum, bakal kulinya emang udah ada sejak lahir.  Doy adalah housemate gw di pinky house, Basecampnya the Cucok Rumpi.  Dia juga piawai dalam mengolah dan meracik masakan.  Maniak bokep ini, sangat disukai oleh karyawati dikantor karena sifatnya yang welas asih dan suka membantu. Membantu dengan muka mesum maksudnya. Hehhee…. Koleksi bokepnya bejibun dan disimpan dalam folder dengan nama Cinema 31.

Dan satu hal lagi, dia punya sense of humor yang tinggi banget.  Anaknya suka ngebanyol.  Kalo gak ada dia ga rame.  Kalau ketawa itu khas banget.  Kriuk-kriuk ketawanya,, renyak banget.  Semua masalah dibawanya happy dan buat dia, uang bukan masalah selama ada kartu kredit. Hehehehee…..  Fisikly berbadan tambun dan percaya bahwa wangi tubuhnya itu laki banget. #hueeek

Bungsu

Paling cantik sendiri diantara personel yang lain. Ya iyalah soalnya cewe sendiri.  Anak bawang dan paling manja.  Secara fisik paling menjulang karena tingginya 172cm dengan berat badan 48kg.  Body ala ala model gt.  Lulusan psikologi dan bekerja sebagai HRD.  Dianggap paling bungsu dan karena itu suka disuruh jadi supir kalau lagi mau jalan kemana-mana.  Nyetirnya jago banget dan ga khawatir kalau disetirin ama dia.

Bungsu ini anak geeulnya Palembang, jadi tau banyak tempat asek di Palembang.  Suka banget ngedugem (namanya juga anak geuul) dan udah terbiasa pulang pagi.  Sampe sekarang pun masih. Hehhehe Eiist jangan salah kaprah dulu.  Bukan cewe gampangan nih mentang-mentang suka dugem.#ngebelain bungsu.

Gue

Adalah seorang karyawan biasa yang masih berada di naungan satu perusahaan bersama ketiga manusia ajaib di atas.  Paling pinter, paling charming, pendiem dan ga neko-neko dibandingin yang lainnya. Hehhehee,,,,,

Akan banyak cerita yang dilalui dan dialami bersama keempat anak adam ini.  Walau sebenarnya kejadian yang mereka alami hanyalah sebuah miniature kehidupan manusia-manusia galau di tengah hiruk pikuknya kehidupan kota Palembang.  Kisah yang sebenarnya gak penting namun tergoreskan. Hehhehee…. Nah penasaran ama kisah-kisah ajaib dari mereka.  Tunggu ceritanya mereka dalam postingan berikutnya yaaa,,,,,,,