Sebuah Persepsi

Setiap manusia memiliki persepsi tersendiri dalam memandang suatu hal ataupun kejadian.  Postingan saya berikut ini, silahkan teman-teman terjemahkan sendiri tergantung dari sudut pandang mana anda melihatnya.

Terdapat percakapan antara seorang ibu dan anaknya di sebuah taman.

Ibu : Nduk, sudah selesai belum?

Anak : Iya bu, sebentar lagi.

Selang beberapa waktu, si ibu kembali bertanya

Ibu : Nduk, sudah belum ?

Anak : Sebentar lagi ya bu.

Ibu : Ya sudah ibu tunggu.

Dengan sabar dan penuh senyum, ibu tersebut terus menunggu sampai akhirnya setelah lama menunggu ia berdiri dan bertanya kembali ke anaknya dengan lembut.

Ibu : sudah selesai belum nduk?

Anak : *hanya terdiam

Ibu : Sudah ya nduk, kamu sudah cukup lama bermain-main.

Dan tiba-tiba suasana menjadi senyap.

2 comments

  1. Entah kenapa aku teringat masa kecil dulu waktu –maaf– buang air besar masih harus dicebokin sama ibu, dan akunya di dalam toilet malah asik main-main sama gayung.

    Gayung itu kapal selam, ah ibu ku itu tau apa tentang kapal selam :))

    Nice post. Terlepas apapun kejadian sebenernya dari si penulis, tapi ini nostalgic banget😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s